Archive for 2017
Ayo, berkenalan dengan VPN!
VPN adalah Virtual Private Network yang
memungkinkan dua komputer atau lebih berhubungan satu sama lain melalui
internet dengan aman. Pada awalnya VPN dibuat oleh militer AS agar para tentara
bisa tetap mempertahankan komunikasi selama serangan nuklir besar-besaran
sedang terjadi, dulunya para militer AS berkomunikasi menggunakan sistem
telepon tua yang komunikasinya melalui HUB pusat dan jika salah satu kantor HUB
pusat terkena ledakan nuklir maka para tentara tidak bisa berkomunikasi. Jadi,
para militer AS mencari cara untuk tetap dapat berkomunikasi walaupun salah satu
kantor HUB pusat hancur.
Kemudian, mereka menemukan sistem komunikasi yang baru atau
disebut VPN yang berkomunikasi melalui router yang berjumlah sangat banyak.
Pada saat salah satu router yang sedang terhubung terkena ledakan nuklir maka
sistem komunikasi ini akan otomatis membangun kembali jalur komunikasi yang
baru dengan cara dialihkan sehingga masih dapat berkomunikasi.
VPN menggunakan sesuatu yang disebut Protokol
Tunneling sehingga Tunneling akan membuat terowongan yang akan dilalui
jaringan komunikasi disemua router. Lalu tunneling tersebut akan mengenkripsi
semua informasi yang dikirim kepada penerima. Jika ada seorang hacker yang
berhasil mengbajak/menghack salah satu terowongan router yang sedang dilalui
oleh VPN maka terowongan tersebut akan mendeteksi adanya kecurigaan dan akan
segera mematikan dirinya dan beralih ke terowongan router lain yang lebih aman
sehingga hacker tidak dapat merebut informasi yang dikirim.
Mengapa kita membutuhkannya? Karena
internet asli benar-benar tidak aman dari sudut keamanan data. VPN memiliki
satu server yang menyediakan layanan dan kemudian memiliki client yang mencoba
untuk terhubung ke server untuk mendapatkan layanan. Server akan memberikan
alamat IP eksternal, alamat dimana anda akan mencoba untuk
menyambung. Dengan begitu, client akan mendapatkan alamat IP tersebut dan akan
mendapatkan nama pengguna dan password server. Dan yang terjadi adalah ketika
client mencoba untuk terhubung ke server, koneksi akan pergi melalui jaringan
internet dan akan terhubung ke server. Lalu, server akan meminta nama pengguna
dan password client dan server akan menentukan apakah client diperbolehkan di
jaringan atau tidak. Jika nama pengguna dan password tidak benar, maka akan
ditolak dan tidak akan dapat menggunakan jaringan. Jadi, ini adalah sistem
dasar tentang bagaimana komunikasi VPN terjadi atau bekerja.
Ada
banyak software VPN yang berbeda di luar sana. Microsoft memiliki software BPM,
cisco memiliki OpenVPN. Salah satu hal utama yang harus di
ingat adalah bahwa software yang digunakan server VPN tidak akan selalu bekerja
sama dengan software yang digunakan client VPN. Sehingga cisco VPN tidak akan
selalu bekerja sama dengan Microsoft VPN dan Microsoft VPN tidak akan selalu
bekerja dengan OpenVPN.
Jadi, kesimpulannya VPN adalah di mana kita membuat terowongan
menggunakan Protokol Tunneling melalui internet sehingga anda
dapat terhubung dengan aman. Terowongan melindungi data yang sedang anda kirim
dan kemudian dienkripsi dan jika ada seseorang menembus/meretas terowongan itu
maka ia akan mematikan dirinya. Lalu, mencoba mengalihkan ke terowongan lain
yang lebih aman


